Batusangkar. 17/06/2026 — Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar melalui Program Studi Jurnalistik Islam kembali menyelenggarakan kegiatan Festival Jurnalistik 2026 sebagai upaya penguatan kompetensi mahasiswa di bidang jurnalistik berbasis multimedia.

Kegiatan ini mengusung tema “Beyond Disaster: Wajah Ketangguhan Indonesia”, yang berfokus pada penggambaran realitas sosial masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan, khususnya bencana, melalui karya jurnalistik yang informatif, kreatif, dan inspiratif.
Festival Jurnalistik ini menjadi wadah bagi mahasiswa dan generasi muda untuk mengasah kemampuan dalam memproduksi karya jurnalistik berbasis multimedia yang tidak hanya menyampaikan fakta, tetapi juga memiliki nilai kemanusiaan dan kepekaan sosial.
Ketua Program Studi Jurnalistik Islam UIN Mahmud Yunus Batusangkar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen akademik dalam merespons perkembangan media digital serta kebutuhan akan jurnalis yang adaptif dan profesional.
“Melalui festival ini, mahasiswa didorong untuk mampu mengolah informasi menjadi karya jurnalistik yang berkualitas serta memiliki dampak sosial yang positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Festival Jurnalistik 2026 ini menghadirkan beberapa cabang lomba, di antaranya lomba fotografi, penulisan feature, karya tulis ilmiah, dan video reportase.
Adapun para pemenang dari masing-masing kategori lomba adalah sebagai berikut:

Pada kategori Lomba Fotografi, Juara 1 diraih oleh Salsa Mahendra Putri, Juara 2 oleh Nino Rahmad Naldila, dan Juara 3 oleh Syahbandan Syarif.
Pada kategori Penulisan Feature, Juara 1 diraih oleh Soraya Ramadan, Juara 2 oleh Riska Gusti Aulia, dan Juara 3 oleh Marsila Zahra.

Pada kategori Lomba Karya Tulis Ilmiah, Juara 1 diraih oleh Sri Afifah Putri, Juara 2 oleh Riza Yuliah Putri, dan Juara 3 oleh Sinta Okcania.
Sementara itu, pada kategori Lomba Video Reportase, Juara 1 diraih oleh Deni Guswira, Juara 2 oleh Renaldi, dan Juara 3 oleh Sri Afifah Putri.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga berfungsi sebagai media edukasi untuk meningkatkan literasi media, kemampuan storytelling, serta pemanfaatan teknologi digital dalam produksi konten jurnalistik. (RM)